a glimpse of happiness

xxiaochenn:

I will miss those little houses

Nuuk, Greenland

Oct 2013

aaaak lucuuk

sallowskin:

How To Think Like An Architect: The Design Process (by Barry Berkus)

(via alwaysinstudio)

kuntawiaji:

Palembang, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar.

kuntawiaji:

Palembang, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar.

berenang. libur dan be e be er e re en a nang <3

#10 Perempuan Biasanya

Ini bukan tulisan tentang dua manusia yang saling jatuh cinta. Ini adalah percakapan kecil tentang dua manusia yang sedang belajar mengenal cinta.

#1

Lelaki:

Jam 7 malam gini kamu makan?

Perempuan:

Aku lapar. Tadi siang aku nggak sempat makan. Ada yang salah?

Lelaki:

Nggak sih, biasanya kan kalau perempuan begitu lewat maghrib nggak akan makan.

Perempuan:

Perempuan yang mana?

#2

Lelaki:

Kamu nggak minta email sama password semua akun yang aku punya?

Perempuan:

Buat apa?

Lelaki:

Ya mana aku tahu. Biasanya kan perempuan gitu.

Perempuan:

Perempuan yang mana?

#3

Lelaki:

Kamu nggak pinjam handphone aku?

Perempuan:

Buat apa? Aku udah punya handphone sendiri.

Lelaki:

Ya perempuan kan biasanya gitu, geledah handphone pacarnya. Pacarnya berhubungan sama siapa aja gitu.

Perempuan:

Perempuan yang mana?

#4

Lelaki:

Kamu nggak cemburu liat banyak perempuan deketin aku?

Perempuan:

Cemburu.

Lelaki:

Terus kenapa diam aja? Biasanya kan perempuan langsung marah dan ngomel-ngomel.

Perempuan:

Perempuan yang mana? Terus aku harus gimana? Aku belum nemuin sesuatu yang lebih berharga dari rasa percaya.

#5

Lelaki:

Kamu nggak kangen sama aku?

Perempuan:

Kenapa gitu?

Lelaki:

Ya biasanya perempuan kan kalau kangen sedikit aja, pasti bilang.

Perempuan:

Perempuan yang mana? Orang lapar itu nggak akan kenyang kalau cuma bilang lapar.

#6

Lelaki:

Kenapa kamu nggak pernah ingetin aku sholat, makan, dan hal-hal kayak gitu?

Perempuan:

Loh, emang kenapa?

Lelaki:

Perempuan kan selalu ngingetin hal-hal kecil kayak begitu.

Perempuan:

Perempuan yang mana? Aku pikir kamu udah tahu rasanya lapar dan waktu sholat, apa lagi yang harus aku ingetin?

#7

Lelaki:

Kenapa kamu nggak mau aku antar sampai rumah?

Perempuan:

Kenapa harus?

Lelaki:

Ya kan kamu perempuan. Biasanya ya tugas laki-laki nganter perempuan sampai rumah.

Perempuan:

Perempuan yang mana? Selagi aku masih bisa pulang sendiri, kenapa aku harus manja dan ngrepotin kamu?

#8

Lelaki:

Kamu nggak bete liat aku sibuk sendiri?

Perempuan:

Nggak. Kamu nggak liat aku juga sibuk sendiri?

Lelaki:

Aneh. Biasanya kan perempuan selalu ngomel kalau pacarnya sibuk sendiri.

Perempuan:

Perempuan yang mana? Perempuan pengangguran?

#9

Lelaki:

Kenapa kamu nggak nyuruh aku berhenti ngerokok?

Perempuan:

Karena kamu nggak mau berhenti.

Lelaki:

Aku nggak bilang gitu. Lagian biasanya perempuan mana peduli sih pacarnya mau berhenti atau nggak.

Perempuan:

Perempuan yang mana? Kamu udah dewasa kan? Udah tahu juga dong baik buruknya segala sesuatu, termasuk akibat-akibat dari ngerokok.

#10

Lelaki:

Kamu jadi perempuan dingin banget sih?

Perempuan:

Ada masalah?

Lelaki:

Ya aneh aja. Kamu nggak kayak perempuan biasanya.

Perempuan:

Kamu udah terlalu sering disulut api. Jadi ya aku nggak perlu jadi api lagi. Aku harus balikin kamu ke suhu normal.

Ini adalah percakapan kecil tentang dua manusia yang sedang belajar mengenal cinta, dengan dua masa lalu dan dua pengalaman hidup yang berbeda.